Brief: Amati pengoperasian langkah demi langkah dan lihat contoh praktis penggunaan. Video ini mendemonstrasikan penerapan White (Nh4po3)n App Phosphorous Wood Flame Retardant, yang menunjukkan cara penggunaannya untuk perawatan tahan api pada kayu lapis, kayu, dan papan serat. Anda akan mempelajari formulasinya sebagai larutan atau bubuk kering, manfaatnya bagi lingkungan, dan perannya dalam pelapis dan sistem tahan api intumescent.
Related Product Features:
Tahan api berbahan dasar amonium polifosfat dengan stabilitas termal tinggi, terurai di atas 250°C.
Formulasi ramah lingkungan cocok digunakan sebagai bahan pemadam api dan penghambat api.
Dapat diaplikasikan sebagai larutan atau bubuk kering untuk proteksi kebakaran yang efektif pada produk kayu.
Digunakan dalam pelapis dan sistem tahan api intumescent untuk meningkatkan keselamatan.
Cocok untuk perawatan tahan api pada tekstil, kertas, serat, dan kayu melalui autoklaf, impregnasi, atau penyemprotan.
Dapat diformulasikan menjadi cairan tahan api konsentrasi tinggi untuk kebutuhan produksi khusus.
Juga berfungsi sebagai pupuk majemuk biner dengan konsentrasi tinggi dan sifat lepas lambat.
Memiliki nilai pH antara 5,0 dan 7,5, memastikan kompatibilitas dengan berbagai bahan.
Pertanyaan:
Apa aplikasi utama penghambat api kayu ini?
Hal ini terutama digunakan untuk perawatan tahan api pada kayu lapis, kayu, papan serat, tekstil, kertas, dan serat, diaplikasikan melalui autoklaf, impregnasi, atau penyemprotan.
Apakah bahan tahan api ini ramah lingkungan?
Ya, ini adalah penghambat api berbahan dasar fosfor yang ramah lingkungan, berasal dari formulasi yang serupa dengan yang digunakan pada bahan pemadam kebakaran hutan dengan dampak lingkungan yang rendah.
Bisakah produk ini digunakan pada alat pemadam kebakaran?
Ya, dapat diformulasikan sebagai bahan pemadam api larutan atau bubuk kering dan juga digunakan dalam alat pemadam api berbahan dasar air dan pernis kayu.
Berapa stabilitas termal dari penghambat api ini?
Amonium polifosfat dalam produk ini memiliki suhu dekomposisi lebih dari 250°C, memberikan stabilitas termal yang tinggi untuk proteksi kebakaran yang efektif.